≡ Menu

Tips Belajar Perkusi Drum Band Marching Band

Semangat! kali ini saya akan menjelaskan tahapan belajar perkusi. Ada 5 point yang harus diperhatikan bagi seseorang yang ingin belajar perkusi:

1. Minat dan Niat
2. Lenturkan dan kuatkan pergelangan tangan Anda
3. Pelajari 4 jenis pukulan dasar
4. Konsisten dalam berlatih
5. Tetap semangat!

Oke, mari kita bahas satu per satu.

Yang pertama adalah minat dan niat. Jika kita ingin belajar, modal utamanya adalah niat yang kuat. Tanpa ada niat yang kuat maka hasil tidak akan maksimal. Banyak kasus di unit marching band indonesia dimana seorang pelatih marching band memasukkan pemain ke divisi perkusi tanpa disertai minat dan niat dari pemainnya. Kesimpulannya adalah, minat dan niat adalah kunci sukses dalam belajar.

Berikutnya adalah lenturkan dan kuatkanlah pergelangan tangan anda. Kenapa harus lentur dan kuat? karena seorang pemain perkusi marching bakal membutuhkan gerakan otot yang cepat dan berat dalam bermain. Oke, perlu diketahui bahwa sebenarnya ada beberapa macam karakter tangan pemain; ada yang lentur, kuat, kaku dan lembek atau kombinasi diantaranya. Sebaiknya, pemain perkusi memiliki pergelangan tangan yang lentur dan kuat karena karakter tangan yang seperti itu memiliki potensi yang bagus untuk berkembang dibanding tangan yang lembek atau kaku. Namun, bukan berarti pemain yang memiliki tangan dengan karakter lembek dan kaku tidak bisa belajar perkusi. Di marching band semua menjadi mungkin! asal rajin latihan! he he he.

Berikutnya adalah mempelajari 4 teknik pukulan dasar perkusi: Full Stroke, Down Stroke, Tap Stroke, Up Stroke (FDTU). Full Stroke adalah pukulan penuh dimana stik berangkat dari atas dan kembali lagi ke atas (pantul). Down Stroke adalah pukulan dari atas dan berhenti dibawah (aksen). Tap Stroke adalah pukulan dari bawah dan berhenti dibawah (not kecil). Sedangkan Up Stroke adalah pukulan yang berasal dari bawah berhenti di atas.

Mengenai penjelasan teknis 4 pukulan dasar diatas saya akan jelaskan di postingan berikutnya agar bisa lebih detail.

Menginjak poin yang ke empat adalah konsisten berlatih. Yes! jika kamu ingin bagus maka rajinlah berlatih. Karena apa? jika kamu seminggu saja tidak latihan maka apa yang sudah didapat minggu lalu bisa saja menurun kualitasnya atau bahkan hilang atau lupa.

Penjelasan ilmiahnya begini bahwa sebenarnya otot tangan kita juga memiliki memori untuk mengingat pukulan yg telah kita pelajari. Sama halnya dengan otak, jika kita belum bisa menghapal dengan baik, maka bisa dipastikan kita akan lupa. Maka ketika pukulan yang kita pelajari belum mengakar di otot tangan kita, maka suatu saat pasti cepat lupa. Maka jangan heran kenapa pelatih sering mengulang materi yang sama hingga kita bosan. Tul gak?

Yang terkahir adalah tetap semangat. Ini sangat penting sekali untuk membantuk kualitas mental diri kita sebagai seorang pemain marching band. Semangat akan dibutuhkan ketika kita sedang mengalami masa-masa sulit, baik itu sulit secara teknik atau secara non teknis. Contohnya; ketika kita sedang mempelajari suatu teknik tertentu tetapi kok tidak bisa-bisa, terkadang hal itu membuat kita down, dan akhirnya putus asa ditengah jalan. Nah, disinilah jiwa semangat kita harus selalu kita pupuk agar kualitas mental sebagai pemain menjadi matang.

Salam Semangat !!!